Konversi Motor Listrik dari Mesin Bensin, Kemenhub Bilang Begini

Konversi sepeda motor mesin besin atau konvesional menjadi motor listrik harus mengikuti aturan.

Menurut Direktur Sarana Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan atau Kemenhub M. Risal Wasal, sepeda motor listrik konversi tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Berikut syarat konversi motor bensin menjadi motor listrik sesuai penjelasan Risal:

1. Memiliki sertifikat SUT dan SRUT Sepeda motor bensin yang akan diubah menjadi motor listrik harus memiliki Sertifikat Uji Tipe (

2. Memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)Motor tersebut juga wajib memiliki STNK sebelum dikonversi.

4. Uji ulang SUT dan SRUTMotor yang sudah dikonversi tersebut harus mengikuti uji ulang SUT atau SRUT.

“Prosesnya (konversi) dilakukan oleh bengkel motor konversi yang kami tunjuk atau lembaga lain yang kami tunjuk untuk melakukan uji SUT lagi sampai STNK dikeluarkan kembali oleh pihak kepolisian,” ucap Risal.

Setelah seluruh persyaratan tersebut terpenuhi, dia melanjutkan, sepeda motor listrik hasil konversi diperbolehkan digunakan di jalan umum nasional.

Tinggalkan Balasan