Penyebab Ban Tubeless Motor Sering Kempis, Lihat Juga Tips Perawatannya

Penggunaan ban tubeless untuk sepeda motor semakin jamak karena jenis itu lebih awet ketimbang yang menggunakan ban dalam.

Ada kalanya ban tubeless motor sering kempis. Jika memang bocor, tentunya harus segera ditambal. Tapi menurut Suzuki, ban tubeless tergolong cukup awet.

Suzuki mengungkapkan sejumlah penyebab ban tubeless motor sering kempis, seperti dikutip dari Bisnis hari ini, Rabu, 26 Januari 2022:

Pentil Ban Motor KendorBan tubeless (tanpa ban dalam) sering disebut ban antibocor. Namun, pentil ban motor yang kendor bisa menjadi alasan ban kempis.

Ban Motor Bocor HalusBan motor bocor halus disebabkan tertancap batu atau benda cukup tajam saat motor berjalan di daerah yang tidak rata. Bocor halus adalah angin keluar sedikit demi sedikit sehingga ban tubeless motor kempis.

Velg Motor BengkokVelg atau pelek sepeda motor bisa menjadi penyebab ban tubeless sering kempis. Velg yang bengkok membuat celah antara velg dengan ban.

Ban Motor BotakBan yang sudah tipis sangat berbahaya dan harus cepat diganti. Selain rawan kempis dan bocor, ban tubeless motor yang botak menjadi licin sehinga sangat berbahaya.

Paku Menancap BanBan tubeless motor yang sering kempis bisa kena paku. Tusukan paku menyisakan celah yang membuat angin keluar dari ban tubeless.

Itu sebabnya perlu melakukan perawatan terahdap ban tubeless motor. Berikut beberapa tips yang bsia diterapkan:

1. Memakai Ban Tubeless Sesuai Load Index dan Speed SymbolLoad index dan speed symbol adalah salah satu panduan kemampuan ban menahan beban serta batas kecepatan maksimum.

Sebagai contoh, pada dinding ban tertulis “90/80-17 M/C 46S,” artinya load index 46 dan beban maksimal yang bisa ditahan ban ini seberat 170 kg.

Adapun speed symbol biasanya kodenya S, yang berarti ban motor itu bisa diapcu dengan kecepatan maksimum 180 km/jam.

2. Tekanan Angin Sesuai RekomendasiSetiap sepeda motor memiliki rekomendasi tekanan angin ban yang tertara pada bodi.

3. Tambal Bagian Dalam BanTips ini untuk menjaga ban motor dan tidak merusak tekstur bagian luar. Tambalan dari luar ban akan berpengaruh terhadap keseimbangan motor.

4. Ban Diisi Gas NitrogenGas nitrogen bisa mengurangi panas yang dihasilkan saat ban meluncur di jalan. Jika dibandingkan dengan gas biasa, nitrogen bisa bertahan lebih lama menjaga tekanan ban motor.

5. Cek Pelindung Ban Tubeless MotorPelindung (seal) ban tubeless berfungsi mencegah angin di dalam ban keluar. Seal bisa rusak seiring berjalannya waktu.

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Tinggalkan Balasan